Memangkas rambut, kumpulkan fulus

PELUANG USAHA / PELUANG USAHA Memangkas rambut, kumpulkan fulus Rabu, 03 Mei 2017 / 17:12 WIB Memangkas rambut, kumpulkan fulus

JAKARTA. Barbershop kini sudah menjadi pilihan bisnis yang menggiurkan. Pasalnya, jasa potong rambut kini sudah menjadi kebutuhan. Tak heran jika kini banyak barbershop yang bermunculan. Bisnis ini juga kian ramai dengan sistem kemitraan.

Seperti halnya Serious Cut Barbershop yang didirikan oleh Nirwan Aprido pada tahun 2014 lalu. Sukses mengembangkan tiga cabang, Nirwan kembangkan usahanya dengan sistem kemitraan. Kini, ada 10 cabang Serious Barbershop yang tersebar di Bandung, Jakarta, Tangerang, Serang, hingga Karanganyar.

Saat ini Serious Cut Barbershop masih menawarkan kemitraan. Tersedia tiga paket investasi. Yakni, paket Standar senilai Rp 50 juta, paket Eksekutif Rp 95 juta dan paket Royal Rp 200 juta. "Tiga paket ini dibedakan dari kualitas tools, serta desain interior dan eksteriornya," ujar Nirwan.

Ketiga paket tersebut telah mencakup fasilitas lengkap seperti bangku hidrolik, AC, TV, furnitur, desain interior, dan handmae pomade sebanyak selusin. Mitra yang memilih paket Standar akan mendapatkan dua kursi barbershop lengkap dengan tools pencukur rambut. Sedangkan paket Eksekutif mendapatkan tiga kursi, dan paket Royal empat kursi.

Paket investasi yang disediakan, tidak termasuk sewa tempat. Mitra harus siapkan lokasi sendiri Nirwan bilang, ruang ideal untuk paket Standar seluas 6 m2, paket Eksekutif 30 m2 dan paket Royal 45 m2.

Jika mitra punya tempat lebih luas, mereka dapat membeli peralatan cukur rambut tambahan dari pusat. Setiap penambahan 1 kursi barbershop lengkap dengan tools cukur rambut, akan dikenakan biaya Rp 5 juta.

Satu gerai Serious Cut Barbershop dikelola oleh 2-5 karyawan. Saat persiapan pembukaan gerai, karyawan akan mendapat pelatihan selama tiga minggu hingga satu bulan di gerai pusat di Bandung.

Balik modal 1,5 tahun

Serious Cut Barbershop menyediakan jasa cukur rambut mulai harga Rp 20.000- Rp 90.000 per kepala. Harga ini berbeda tergantung lokasi mitra. Selain itu, tersedia pula berbagai merek pomade yang dapat dijual mitra pada pelanggan.

Nirwan menargetkan mitra dapat gaet 15 pelanggan setiap harinya. Dengan laba bersih 60%-70%, ia prediksi mitra dapat balik modal dalam waktu 1,5 tahun.

Kontrak kerjasama antara mitra dan gerai pusat berlangsung selama tiga tahun. Mitra juga wajib bayar roalti 7% dari omzet per bulan. Jika ingin memperpanjang kerjasama, mitra harus membayar biaya perpanjangan kontrak senilai Rp 5 juta.

Agar penjualan optimal, Nirwan menyarankan mitra membuka gerai yang dekat sekolah, kantor, atau minimarket. "Agar ada pengundang keramaiannya," ujar Nirwan.

Erwin Halim, Pengamat Waralaba dari Proverb Consulting menilai bahwa target yang ditentukan oleh Serious Cut Barbershop masih feasible. Namun, tetap mitra harus mempertimbangkan sewa ruangan atau gedung serta gaji stylist.

Dari sisi market, usaha barbershop pun ia nilai memiliki pasar yang besar. Namun, persaingan juga kian ketat karena banyak pemain baru.

Ada beberapa cara yang diusulkan Erwin untuk menghadapi persaingan. Pertama, mensiasati harga ke konsumen. Kedua, memberikan pelayanan maksimal dan tetap menjaga konsistensi pelayanan. "Kendala bisnis ini adalah SDM yang turn overnya tinggi," ujar Erwin.

Serious Barbershop Jl Kuningan Raya No 52 Antapani, Bandung HP. 082126265697

Reporter Nisa Dwiresya Putri Editor Havid Vebri

USAHA IKM

  1. Eks Cipaganti pailit, investor keluhkan prospektus
  2. Begini konsolidasi Stanchart dan Permata
  3. Pelapor SPT turun, tapi ada yang menggembirakan
  4. Reksadana saham April 2017 unggul karena bluechip
  5. Cerita Zulkifli Hasan, JK intervensi soal Anies
  1. Diminta lanjutkan reklamasi, ini kata Sandiaga
  2. Tarif internet Telkomsel dan operator lain mahal?
  3. Situs Telkomsel diretas, keluhannya internet mahal
  4. Rizal Ramli beberkan dosa IMF di korupsi BLBI
  5. Kekalahan Ahok-Djarot jadi berkah pedagang bunga

Feedback ↑ x Feedback ↓ x

Leave a Reply

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG