Mencetak laba Apemlicious

PELUANG USAHA / PELUANG USAHA Mencetak laba Apemlicious Selasa, 01 Agustus 2017 / 20:15 WIB Mencetak laba Apemlicious

Makin banyaknya jajanan modern dari negara lain tidak membuat panganan lokal terpinggirkan. Tidak jarang, konsumen masih memburu untuk sekedar nostalgia atau memang menyukainya.

Salah satunya kue apem. Happy Nasrullah Manager Marketing Apemlicious menaksir kue apem masih dicari dalam lima tahun ke depan, asal pengusaha rajin inovasi.

Melihat potensi tersebut, Apemlicious mulai menawarkan kerjasama kemitraan pada 2016 lalu. Kini, sudah ada 30 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Happy meracik kue apem kekinian. Dia menambahkan taburan taro, coklat keju, greentea, black cookies, cappucinno sebagai variannya. "Rasanya juga berbeda, teksturnya lebih lembut produk kita lebih lembut," katanya. Harganya berkisar Rp 3.000-Rp 8.000 per biji.

Apemlicious menawarkan empat paket kemitraan. Pertama, paket hemat dengan modal awal Rp 1,5 juta. Untuk paket ini, mitra hanya mendapatkan bahan baku dan peralatan.

Kedua, paket reguler senilai Rp 6,5 juta dengan fasilias gerobak, perlengkapan memasak, bahan baku awal, branding, pelatihan, serta perlengkapan tambahan lainnya.

Ketiga, paket premium dengan modal awal Rp 10 juta. Perlengkapan yang didapatkan sama dengan paket sebelumnya. Perbedaannya hanya jumlah bahan bahan baku dan kompor.

Dan, keempat paket eksklusif dengan modal Rp 11 juta. Perlengkapannya sama, hanya kompornya dua tungku plus cetakan apem.

Untuk menjaga standar dan kualitas produk, setiap mitra wajib mengambil bahan baku utama berupa tepung, topping dan kemasan dari pusat.

Berdasarkan perhitungan Happy, balik modal hanya sekitar tiga sampai empat bulan. Dengan catatan, dalam sehari menjual 60-70 porsi. Bila dikalkulasi, total penjualannya sekitar Rp 350.000 per hari. Setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, porsi keuntungan bersih yang diterima mitra masih sekitar 30%-45% dari omzet.

Sepanjang tahun ini, Happy memasang target bakal mengoperasikan sekitar 40-50 gerai milik mitra. Makanya, dia bersama tim manajemen getol melakukan promosi melalui website dan media sosial.

Reporter Tri Sulistiowati Editor Johana K.

PELUANG USAHA

Saksikan video "Mengapa Harus Investasi?":

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=TDRHQ2B_E0I]

  1. EXCL ditawarkan kepada Grup Djarum?
  2. Geram, AS bekukan aset Presiden Venezuela
  3. PLN paksa IPP tanda tangan PPA
  4. CPO akhirnya rebound setelah rontok enam bulan
  5. 5.528 Wajib Pajak nakal tak dikenai denda
  1. Benarkan daya beli menurun? ini pendapat Renald
  2. Ini penjelasan lengkap Rhenald soal daya beli lesu
  3. Korut ancam serang jantung utama AS tanpa ampun
  4. Tim Anies-Sandi bahas reklamasi dengan Bappenas
  5. Gejala anomali ekonomi Indonesia

Feedback ↑ x Feedback ↓ x Close [X]

Leave a Reply

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG