Mencicip gurih laba sajian negeri sakura

PELUANG USAHA / PELUANG USAHA Mencicip gurih laba sajian negeri sakura Jumat, 08 Desember 2017 / 12:05 WIB Mencicip gurih laba sajian negeri sakura

KONTAN.CO.ID – Kuliner khas negeri sakura memang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Rasanya yang khas dan unik sudah tak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia. Bisnis kuliner Jepang pun masih ramai hingga saat ini.

Melihat potensi pasar ini, Abri Mada membuka Ikki Bento pada 2005 lalu. Dia mulai menawarkan kemitraannya pada 2010. Namun, pada 2013 lalu, dia mulai mengubah Ikki Bento menjadi Ikki Resto. Kini sudah ada satu gerai Ikki Resto di Kudus, Jawa Tengah yang sudah berjalan. Sementara Abri tak lagi menjual kemitraan Ikki Bento. "Saya memang mengubah sistem dan menu untuk memperluas pangsa pasar,” tutur Abri. Paket kemitraan Ikki Resto dijual Rp 75 juta. Fasilitas yang diperoleh mitra adalah kerjasama merek seumur hidup, peralatan masak, perlengkapan usaha, manajemen bisnis, promosi, SOP, resep, bahan baku awal, koki, karyawan dan pelatihan karyawan. “Karyawan bisa langsung dari saya, semua dijamin sudah terlatih dan profesional. Tapi jika mitra ada rekomendasi karyawan, boleh juga ikut pelatihan,” terang Abri. Karena berkonsep resto, Ikki Resto butuh tempat yang cukup luas. Bisa berupa bangunan satu lantai atau ruko. Resto menawarkan menu Jepang seperti bento, ramen, sushi dan udon. “Untuk udon, saya ada menu gorengan terpisah, seperti ebi furai, nugget ayam, dan sebagainya. Ada prasmanan gorengan agar konsumen bisa bebas memilih langsung gorengan sesuai selera,” ujar Abri. Aneka menu tersebut dibanderol mulai Rp 15.000 sampai Rp 45.000 per porsi. Abri mengatakan perkiraan omzet Ikki Resto mencapai Rp 120 juta–Rp 150 juta per bulan. Dan perkiraan balik modal sekitar 9-10 bulan, maksimal 18 bulan. Abri bilang tidak ada biaya royalti. Mitra hanya perlu membeli bahan baku menu bento dan bumbu ke pusat. “Saya akan beri resep rahasia semua menu ke mitra,t,” paparnya. Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit berpendapat, pasar bisnis makanan Jepang pun pasarnya masih baik, prospek masih terbuka lebar. Meski daya beli menurun, usuran perut tetap menjadi prioritas. "Yang penting makanannya enak, bervariasi, punya makanan andalan sendiri, nyaman dan servisnya baik. Harga terjangkau sesuai segmen yang dituju," terang Levita. Selain itu, pemain juga harus berkreasi dalam menunya, cara berpromosi dan pelayanan pelanggan. Sajikan sesuatu yang berbeda, yang tidak ada di kompetitor lainnya. Ikki Resto Jl. Raya Diponegoro No. 85 Tambun Selatan, Bekasi,Jawa Timur HP. 087780050100
Reporter Elisabeth Adventa Editor Johana K.

WARALABA

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=mWwjkqwG2KA]

  1. Go-Jek dan Grab berminat listing di bursa
  2. Kepailitan Mandala Airlines resmi berakhir
  3. Analis: Banyak tantangan saham konstruksi BUMN
  4. Bond holder tolak rencana spin off beras AISA
  5. Nadiem Makarim pastikan Go-Jek akan IPO
  1. Bank Indonesia larang bitcoin mulai 2018
  2. Anies tarik raperda dasar hukum Reklamasi Jakarta
  3. Kerugian investasi ilegal capai Rp 100 T
  4. Eh, ada yang menyediakan modal usaha
  5. Upaya selamatkan jaminan kesehatan (1)

Feedback ↑ x Feedback ↓ x Close [X]

Leave a Reply

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG