Mencicip peluang bisnis ratu martabak

PELUANG USAHA / PELUANG USAHA Mencicip peluang bisnis ratu martabak Selasa, 23 Mei 2017 / 17:36 WIB

JAKARTA. Pamor martabak tak pernah redup. Seakan tak pernah bosan, penikmat martabak manis maupun martabak telur masih saja memesan kudapan ini. Inilah peluang yang menjanjikan dan mendorong tawaran kemitraannya tetap bermunculan.

Salah satunya adalah Fariz Elka Prawira yang mengusung brand Martabak Queen di Tangerang, Banten. Berdiri sejak Maret 2016, Fariz mantap menawarkan kemitraan usahanya pada awal 2017.

Fariz menawarkan dua sistem kemitraan. Pertama, sistem franchise murni senilai Rp 125 juta dan sistem kerja sama bagi hasil dengan investasi awal Rp 250 juta.

Pada paket franchise murni mitra mendapat peralatan siap jual, booth, renovasi tempat dan traning karyawan. Paket ini memiliki masa kontrak selama lima tahun dan belum termasuk sewa lokasi.

Sementara dalam sistem kerja sama bagi hasil, semua urusan operasional dikelola oleh pusat. Dalam sistem bagi hasil, pusat juga menyiapkan karyawan. Sedangkan dalam franchise murni, pusat hanya menyediakan satu karyawan senior yang bertugas untuk melatih karyawan lain yang telah mitra pekerjakan.

Dalam skema bagi hasil, mitra berhak atas bagi hasil sebanyak 50%. Kini Martabak Queen memiliki dua mitra franchise murni dan dua mitra dengan sistem bagi hasil. Gerai Martabak Queen tersebar di Tangerang kota, Tangerang Kabupaten dan Tangerang Selatan.

Khusus untuk paket franchise murni, pusat menetapkan biaya royalty sebesar 2,5%. Biaya tersebut digunakan untuk biaya marketing dan pengiriman bahan baku. Mitra sendiri diwajibkan membeli bahan baku yang meliputi adonan premix dan beberapa topping seperti Nutella dan Toblerone. Khusus bahan topping ini diimpor langsung oleh pusat.

Omzet Rp 100 juta

Biaya bahan baku ini mengambil porsi 55% dari omzet. Ada pun target omzet diprediksi mencapai Rp 100 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat dan gaji karyawan, laba bersih usaha ini berkisar 20%-25%.

Dengan begitu, Fariz memperkirakan mitra bisa mendapatkan modalnya kembali dalam tujuh hingga delapan bulan. Sedangkan bagi mitra yang mengambil sistem kerja sama bagi hasil, ditargetkan bisa balik modal dalam 1 tahun-1,5 tahun.

Martabak Queen menjajakan martabak manis dan telur dengan total 30 varian rasa atau topping. Varian martabak telur mozzarella menjadi menu andalam Martabak Queen.

Fariz menetapkan, harga jual yang sama untuk tiap gerai Martabak Queen. Harga Martabak Quen dibanderol mulai dari Rp 30.000 sampai dengan Rp 125.000.

Pengamat waralaba, Djoko Kurniawan menilai, target omzet Rp 100 juta per bulan bisa tercapai asalkan mitra bisa menjual minimal 60 porsi per hari. Untuk itu, mitra perlu lokasi berjualan yang strategis dan ramai pembeli. “Kalau lokasi salah, penjualan bisa saja jauh dari perkiraan,” katanya.

Menurutnya, ada baiknya sebelum memutuskan bekerjasama, mitra meluangkan waktu selama satu hari penuh untuk mengamati kegiatan penjualan di salah satu outlet Martabak Queen. Dengan begitu, mitra tidak hanya terpaku pada perhitungan bisnis di kertas, tapi juga bisa melihat apakah franchise yang hendak diambil benar-benar ramai dan bisa memberikan keuntungan atau tidak.

Martabak Queen Jl. Palem Raja Raya Ruko Barcelona No. 2 Palem Semi Karawaci, Tangerang Telp. 08562254292

Reporter Danielisa Putriadita Editor Havid Vebri

USAHA IKM

  1. Ahok batal ajukan banding, mengapa?
  2. Pembacaan surat yang mengharu biru oleh istri Ahok
  3. Wall Street dibuka naik dipicu harga minyak
  4. Simak rekomendasi para analis untuk saham CPIN
  5. Pemerintah bidik investasi dari tiga pemodal dunia
  1. Tak mau pulang, ini aktivitas Rizieq di Arab Saudi
  2. DPR panggil Sri Mulyani terkait akses ke nasabah
  3. Rizieq bawa kasus ke internasional dinilai sia-sia
  4. Sah, Pajak bisa akses informasi keuangan nasabah
  5. Selamat tinggal kerahasiaan bank

Feedback ↑ x Feedback ↓ x

Leave a Reply

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG