PHRI: Restoran Indonesia harus bisa ke luar negeri

PELUANG USAHA / INDUSTRI KREATIF PHRI: Restoran Indonesia harus bisa ke luar negeri Rabu, 02 Agustus 2017 / 19:22 WIB PHRI: Restoran Indonesia harus bisa ke luar negeri

JAKARTA. Barubaru ini CNN melakukan survei kepada pembacanya terkait makanan terenak di dunia. Siapa sangka ternyata makanan Indonesia berhasil menjadi kudapan favorit kalangan internasional. Sate berada pada posisi ke-14, sedangkan Nasi Goreng menjadi makanan paling enak nomor dua. Bahkan Rendang mampu mengalahkan semua makanan khas dari berbagai negara dan berhasil menjadi primadona makanan terenak di seluruh dunia.

Terkiat hal ini, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani menyatakan masukanya makanan khas Indonesia ke daftar makanan terenak di dunia, akan membuat kuliner Indonesia lebih terkenal. Sebab makanan China dan Thailand lebih dikenal dibanding makanan lokal. "Ini akan membawa dampak positif bagi kuliner Indonesia", ungkap Haryadi kepada KONTAN pada Rabu (2/8).

Namun persoalan bisa muncul kala masyarakat global ingin mencicipi rendang namun tidak bisa menemukan di negaranya. "Jangan sampai rendang malah tersedia di restoran Thailand maupun restoran Malaysia," katanya mewanti-wanti.

Ini bisa terjadi karena penyebaran restoran Indonesia di luar negeri sangat terbatas. "Tidak seperti restoran asal Thailand yang mendapat bantuan berupa subsidi atau insentif dari pemerintah setempat," terang Haryadi.

Ia menyarankan agar restoran Indonesia mulai berani unjuk gigi ke kancah internasional. Salah satu cara adalah dengan memanfaatkan jaringan diaspora Indonesia untuk ekspansi ke pasar global.

"Ini menjadi tantangan tersendiri PHRI, bagaimana kami menciptakan brand restoran Indonesia yang bagus yang bisa masuk pasar Internasional dan bisa melebar kemana-mana," tutur Haryadi.

Reporter Maizal Walfajri Editor Markus Sumartomjon

RESTORAN

Saksikan video "Mengapa Harus Investasi?":

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=GDUlEJF8ZHg]

  1. Direktur PT IBU ditetapkan jadi tersangka
  2. Apple bikin kesalahan fatal di China
  3. Ini alasan saham emiten konstruksi bergerak stabil
  4. Tito Sulistio: Minna Padi harus transparan
  5. Saham sektor konstruksi primadona semester II?
  1. Benarkan daya beli menurun? ini pendapat Renald
  2. Tim Anies-Sandi bahas reklamasi dengan Bappenas
  3. Ini penjelasan lengkap Rhenald soal daya beli lesu
  4. Gejala anomali ekonomi Indonesia
  5. Jokowi tanggapi rencana aksi 287

Feedback ↑ x Feedback ↓ x Close [X]

Leave a Reply

Blogs
What's New Trending

Related Blogs

Sign up for newsletter

Get latest news and update

Newsletter BG